Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juli 2011

Pantai Pasir Terhalus di Dunia Ada di Indonesia


Pantai Ngurbloat, pantai dengan pasir putih paling halus di dunia atau lebih dikenal oleh penduduk kota Tual dengan Pantai Pasir Panjang, terletak di Desa Ngilngof di bagian barat Pulau Kei Kecil. Pasir putihnya yang membentang sekitar 5 Km, ribuan pohon kelapa yang terhampar dipinggir pantai, air laut yang jernih membiru dan ombak yang tenang akan membuat anda betah berlama-lama ditempat ini. Kawasan ini masih sangat alami dan merupakan daerah wisata yang mudah di jangkau oleh penduduk di Pulau Kei ini.

Selain itu, warna pasir Pantai Ngurbloat ini putih cerah dan sangat lembut. Dalam kondisi mendung pun, pasir pantai tetap terlihat berkilau dan cukup menyilaukan mata. Pada saat kondisi panas terik, pasir pantai ini tidak ikut menjadi panas seperti pasir-pasir pantai pada umumnya. Kelembutan pasir yang ada di Pantai Ngurbloat diyakini masyarakat hanya dapat ditandingi oleh kelembutan tepung. Kondisi itulah yang membedakan Ngurbloat dengan pantai lainnya. Bagi wisatawan yang membawa anak balita, jangan lupa membawa peralatan untuk bermain pasir. Butiran pasir pantai yang halus menjadikan kulit terasa nyaman saat bersentuhan dengannya.

Di kawasan itu juga orang bisa berenang. Lokasinya cukup aman dan luas karena Pantai Ngurbloat landai. Pulau–pulau kecil yang terletak berhadapan dengan pantai itu membuat ombak laut di pantai tersebut tidak terlalu besar dan arusnya pun tidak terlalu kuat. Sejumlah kamar di beberapa penginapan di sekitar situ disediakan untuk wisatawan yang ingin bermalam di tepi pantai. Penginapan–penginapan tersebut umumnya berupa rumah panggung ala tropis yang terbuat dari kayu. Pantai Ngurbloat yang terletak di pesisir barat Pulau Kei Kecil berjarak sekitar 20 kilometer dari Tual, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara. Daerah itu dapat dicapai dengan menggunakan mobil sewaan ataupun angkutan umum yang berpangkalan di Pasar Ohoijang, Langgur. Perjalanan dari Tual ke Pantai Ngurbloat ditempuh sekitar satu jam. Terdapat sejumlah perkampungan kecil yang letaknya terpencar–pencar di antara hamparan padang belukar.

Tanah di Pulau Kei Kecil yang berupa batu karang menyebabkan hanya tanaman jenis tertentu yang dapat tumbuh di sana. Jarang sekali ditemukan pohon–pohon besar dan rimbun. Untuk ke Maluku Tenggara sendiri, wisatawan dapat menggunakan pesawat terbang ataupun kapal laut dari Ambon. Perjalanan dari Bandar Udara Pattimura, Ambon, menuju Bandar Udara Dumatubun di Langgur ditempuh sekitar 1,5 jam dengan menggunakan pesawat berbadan kecil. Hampir setiap hari terdapat penerbangan dari Ambon menuju Langgur dengan maskapai yang berbeda–beda. Bagi yang gemar menggunakan angkutan laut, perjalanan dapat dilakukan dari Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, menuju Pelabuhan Tual. Perjalanan ini berlangsung sekitar 18 jam dengan menggunakan kapal penumpang milik PT Pelni. Waktu tempuh tersebut termasuk singgah sekitar dua jam di Pelabuhan Banda Naira. Namun, perjalanan laut ini biasanya hanya satu kali dalam satu minggu.

sumber http://dia-akan-selalu-ada.blogspot.com/2010/07/pantai-pasir-terhalus-di-dunia-ada-di.html

Jumat, 06 Mei 2011

Pantai-Pantai dengan Pemandangan Mempesona di Gunung Kidul

Kabupaten Gunung Kidul, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Ibukotanya adalah Wonosari. Kabupaten ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah di utara dan timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman di barat. Kabupaten Gunung Kidul terdiri atas 18 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Wonosari. Sebagian besar wilayah kabupaten ini berupa perbukitan dan pegunungan kapur, yakni bagian dari Pegunungan Sewu. Sebagian wilayah Gunung Kidul merupakan daerah tandus, dimana pada musim kemarau sering terjadi bencana kekeringan.Mungkin dari yang kita kenal Gunungkidul daerah tandus tapi dibalik itu semua Gunungkidul mempunyai potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi, terutama wisata pantai

Anda tentunya sudah mengenal Yogyakarta, soal pantai pastilah anda tahu tentang Parangtritis dan Depok. Memang kedua pantai tersebut memiliki daya tarik tersendiri, apalagi parangtritis, memiliki cerita yang legendaris terkait dengan cerita Nyi roro kidul tentunya. Tapi pernahkah anda dengar wisata pantai di daerah Gunung Kidul?. Salah satu kabupaten di propinsi DIY ini sebenarnya memiliki potensi wisata pantai yang tak kalah menarik, disana berderet lokasi-lokasi pantai dengan panorama masing-masing yang berbeda satu sama lain, sehingga tidak melihat suasana pantai yang itu-itu aja.

Sebut saja mulai dari pantai sundak, pantai krakal, pantai kukup dan pantai baron yang terkenal dengan pelelangan ikannya. Itu baru sebagian pantai yang sudah terkelola dengan baik, belum lagi pantai-pantai kecil yang masih belum banyak terjamah oleh wisatawan. Pantai krakal contohnya, memiliki bibir pantai yang cukup lebar dengan pasir berwarna putih dan ombak yang relatif tenang akan membuat anda merasa nyaman dan pemandangan yang masih alami akan membuat anda melupakan sejenak kesibukan kerja.

Dari kota Yogyakarta memakan waktu +/- 2-2,5 jam untuk mencapai kawasan pantai tersebut. Namun jangan khawatir sepanjang perjalanan anda akan menikmati pemandangan alami berupa bukit kapur putih di saat musim kemarau dan bukit hijau saat musim penghujan. Untuk bisa menikmati wisata pantai yang nyaman dan tenang, pastikan anda memilih waktu kunjunagn di luar musim puncak liburan.

pantai krakal









pantai drini









pantai baron
http://img46.imageshack.us/img46/1024/wbaron0.jpg




pantai ngobaran
http://img535.imageshack.us/img535/4027/wngobaran1.jpg


pantai ngrenean
http://img294.imageshack.us/img294/2523/wngrenean1.jpg


pantai wediombo






pantai sundak









pantai siung









pantai sepanjang
http://img35.imageshack.us/img35/8018/wsepanjang1.jpg


pantai nguyahan
http://img7.imageshack.us/img7/1985/wnguyahan1.jpg


pantai ngungap




http://img696.imageshack.us/img696/6227/wngungap1.jpg

berikut ini saya paparkan juga alat transportasi menuju lokasi
1. Jalur darat : Bis bisa digunakan untuk menuju ke objek wisata ini, bagi juragan yang berasal dari kota jogja bisa langsung menuju terminal giwangan(jogja) kemudian disambung lagi dengan bus jurusan Wonosari, setelah sampai di terminal wonosari juragan bisa naik lagi bus ke arah tanjung sari, tepus dan sekitarnya karena pantai2 tersebut berada di kecamatan tersebut. Selain bis juragan bisa menggunakan kereta api turun di stasiun tugu, kemudian dilanjutkan ke terminal giwangan, kemudian dilanjutkan ke rute yang sudah ane sebutin di atas

2. Jalur udara : Selain jalur darat di atas kita juga bisa menggunakan pesawat dengan tujuan Bandara Adi Sucipto, kemudian dari bandara agan bisa naik trans jogja ke jurusan terminal giwangan, kemudian dilanjutakn dengan rute seperti diatas





sumber:http://haxims.blogspot.com/2011/05/pantai-pantai-dengan-pemandangan.html

10 Hal Tentang Indonesia Yang Mesti Kamu Ketahui

1.Tiga orang Presiden RI pertama memiliki bulan lahir yang sama, yaitu bulan juni. Bungkarno lahir 6 Juni 1901 (Bernama asli Kusno Sosrodihardjo). Pak Soeharto 8 Juni 1921. Sedangkan Pak Habibie 25 Juni 1936.



2. Istana Merdeka mulai dibangun pada tahun 1873 dan selesai pada tahun 1879. Istana tsb di rancang oleh arsitek Drossares dengan luas 6,8 hektar dan 16 jumlah anak tangga yg terdapat di bagian depan gedung.



3. Sebelum digunakan oleh pemerintah indonesia, Istana Kepresidenan Bogor digunakan sbg rumah peristirahatn gubernur jenderal Belanda. Tercatat 44 orang gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana yang pada masa penjajahan bernama Istana Buitenzorg



4. Istana Kepresidenan Tampaksiring merupakan satu-satunya Istana RI yang dibangun setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1957



5. WR. Soepratman, pencipta lagu kebangsaan wafat pada tgl 17 Agustus 1938. Tepat tujuh tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI dinyatakan


6. Lagu 'Indonesia Raya' di ciptakan pada tahun 1942 (ralat tahun 1924) dan dikumandangkan untuk pertama kalipada tanggal 28 Oktober 1928, tepatnya pada penutupan acara Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda.

7. Mobil dinas Kepresidenan RI yang pertama adalah mobil Buick keluaran tahun 1939 yang digunakan Alm. Bung Karno. Sedangkan Alm. Bung Hatta menggunakan mobil dinas De Soto yang merupakan hadiah dari pengusaha sekaligus pamannya, Djohan Djohor. Kedua mobil ini dpt dilihat di Gedung Joang '45, Jakarta

Buick


De Soto
8. Republik Gabon di Afrika Barat memiliki tanggal kemerdekaan yang sama dengan RI. Bedanya, Gabon merdeka pada tahun 1960


9. Rupiah dinyatakan sebagai mata uang nasional RI pada tanggal 2 November 1949.


10. 21 jumlah dentuman meriam yang dibunyikan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala negara. Sedangkan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala pemerintahan di bunyikan 19 kali dentuman meriam.






sumber:http://www.woamu.mangaku.net/2009/09/10-hal-tentang-indonesia-yang-anda.html

Tukang Becak paling Gaul dari Yogya!!


Jangan sepelekan tukang becak di Yogya !!! Bukan hanya pintar bahasa Inggris dan Belanda, tetapi Blasius Haryadi atau akrab dipanggil Mas Hari, malah menggunakan dunia maya sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Langganannya bukan hanya di Yogya, tetap juga mancanegara lho !!!.

Mas Hari (42), biasa mangkal di kampung turis Prawirotaman Kota Yogya. Pria yang sudah puluhan tahun menjalani kehidupan sebagai tukang becak ini, ternyata punya cara tersendiri dibandingkan tukang becak lainnya.

Alumnus SMA De Brito Yogya tahun 88 ini, selain fasih bahasa Inggris juga bahasa Belanda. Di sela-sela menjalani kesibukannya membecak dengan berselancar di dunia maya. Melalui pertemanan jejaring sosial di internet, seperti facebook, twitter, Flixster atau Tagged, ini mendapatkan langganan wisatawan asing. Pria ini berputra 3 orang, istrinya meninggal saat gempa bumi yang meluluh lantahkan DIY 2006 lalu.

Blasius Haryadi menekuni profesi ‘mbecak’ sejak mahasiswa di Universitas Sanata Dharma (USD) Yogya karena keterbatasan biaya. Kuliah nyambi jadi tukang becak.

Kini pria yang tinggal di Cepoko, Bantul tetap setia mangkal di kampung wisatawan Prawirotaman. Musim liburan adalah saat-saat yang ditunggu untuk mendapatkan keuntungan berlebih. Apalagi, berkat bantuan turis asing Amerika yang mengenalkan pada dunia maya serius, ia dapat pesanan via dunia maya. Ia juga mendirikan 2 grup tukang becak di facebook ‘Becak Jogja’ dan ‘Bellongg Independent Tour’.

Mengapa ia menyukai dunia maya? Awalnya hanya sekedar buat email, karena desakan seorang wisatawan manca. Tapi keterusan dan asyik. Akun Facebook nya sudah tercacat sedikitnya 888 teman dari dalam dan luar negeri. Jumat (19/3) , Mas Hari terima bantuan laptop dari para alumni SMA De Britto. ”Saya makin semangat menekuni dunia maya” katanya bergembira.

”Kalau pas musim liburan, banyak turis langganan yang nelpon atau via facebook. Mereka pakai jasa angkutan becak ini untuk berkeliling Yogya. Mulai dari Malioboro, Prambanan, Prawirotaman maupun Kraton,” jelas Mas Hari, yang berharap dengan banyak teman melalui internet bisa meraup penghasilan berlebih para turis yang berlibur di Yogya.




sumber:http://haxims.blogspot.com/2011/05/tukang-becak-paling-gaul-dari-yogya.htm

Minggu, 24 April 2011

Kawah Ijen, Pemandangan Danau dan Kaldera Terindah Diatas Awan

Gunung Kawah Ijen (atau biasa disingkat menjadi Kawah Ijen) merupakan salah satu gunung aktif di Jawa Timur. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Alas Purwo, yaitu taman nasional yang terdapat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, secara administratif, Kawah Ijen terbagi ke dalam dua kabupaten, yaitu Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur.
Indahnya pemandangan kawah Ijen saat malam hari, apalagi bila langit cerah
Indahnya pemandangan kawah Ijen saat malam hari, apalagi bila langit cerah
Gunung Kawah Ijen memiliki ketinggian sekitar 2.443 meter di atas permukaan laut (dpl) dan telah meletus beberapa kali, yaitu pada tahun 1796, 1817, 1913, dan 1936. Akibat letusan-letusan itu, sebuah kawah lebar menganga dengan keajaiban danau sulfur (belerang) di dalamnya. Konon, karena luas dan kapasitas air belerang dalam kawah ini, Kawah Ijen merupakan salah satu danau kawah terbesar di dunia.
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Perjalanan tamasya menuju Kawah Ijen merupakan perjalanan yang cukup mengesankan. Apabila berangkat dari Kota Bondowoso, para pelancong dapat menyaksikan indahnya perkebunan kopi yang berada di lereng Gunung Kawah Ijen. Perkebunan kopi di sini menghasilkan kopi unggulan berkualitas ekspor. Tak hanya itu, sebelum mencapai Kawah Ijen, kendaraan dapat diparkir sebentar untuk menyaksikan indahnya Air Terjun Banyupahit. Dinamakan banyupahit karena sumber mata airnya berasal dari Kawah Ijen yang mengandung belerang, sehingga airnya terasa pahit, dan berwarna antara hijau bening dan pekat. Selain dapat menikmati kecipak-kecipuk air yang mengalir, pengunjung juga dapat menghirup udara sejuk dari hutan cemara yang berjajar rapi di sekitar lokasi air terjun ini.
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Setelah cukup puas dengan sensasi wisata alam ini, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kawah Ijen. Untuk mencapai bibir kawah, diperlukan pendakian sejauh 2—3 kilometer. Meskipun cukup melelahkan, akan tetapi kelelahan itu akan terbayarkan ketika mata dimanjakan dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Gunung Kawah Ijen memiliki kawah dengan garis panjang + 911 meter dan lebar 600 meter. Di dalam kawah itu terdapat “kubangan” air berwarna hijau toska yang mengandung belerang seluas kira-kira 54 hektar, atau sekitar 40 juta meter kubik. Dari pinggiran kawah, mencuat asap beraroma belerang yang pekat. Untuk berjaga-jaga, para pelancong sebaiknya membawa masker guna melindungi paru-paru dari iritasi pernafasan.
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Wisatawan yang berekreasi ke Kawah Ijen juga dapat menyaksikan para penambang sulfur atau belerang. Para penambang ini menaiki punggung gunung yang terjal, kemudian menuruni lereng kawah menuju dinding-dinding belerang yang akan mereka pecahkan menggunakan peralatan sederhana. Bongkahan-bongkahan belerang berwarna kuning kehijau-hijauan itu diangkut menggunakan keranjang dari bambu. Wisatawan yang mendaki ke Kawah Ijen akan berpapasan dengan lalu-lalang para penambang yang dalam sehari dapat bolak-balik menaiki dan menuruni kawah ijen sebanyak tiga kali. Satu pikul keranjang berisi belerang memiliki berat antara 85—120 kilogram, sejumlah angka yang menakjubkan untuk berat yang digotong sejauh 1 km menuju tepat penampungan.
Keistimewaan lainnya dapat dinikmati antara bulan Agustus—September, karena pada bulan-bulan ini pemandangan Gunung Kawah Ijen makin semarak dengan tumbuhnya bunga-bunga abadi atau edelweis jenis kuning dan putih yang sedang mekar. Para pelancong yang menyenangi jenis bunga yang satu ini dapat menikmatinya di sepanjang lereng Gunung Kawah Ijen.
Kawasan wisata Kawah Ijen terbagi ke dalam dua kecamatan dan dua kabupaten, yaitu Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, serta Kecamatan Sempol yang terletak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia.
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Untuk mencapai kawasan rekreasi Kawah Ijen, para pelancong dapat menuju Kota Bondowoso dengan menggunakan angkutan umum (bus dan angkotan kota) maupun kendaraan pribadi. Dari arah utara (Kabupaten Situbondo), para pelancong dapat menuju Kecamatan Sempol, Bondowoso, dengan waktu tempuh sekitar 2,5—3 jam, melewati jalan beraspal mulus sejauh + 90 km. Dari Desa Sempol, pelancong dapat menyewa kendaraan umum maupun ojek menuju Pos Paltuding yang berjarak sekitar 15 km dari Desa Sempol.
Jika perjalanan dimulai dari arah selatan (Kabupaten Banyuwangi), para pelancong membutuhkan waktu sekitar 30 menit (+ 15 km) untuk sampai di Kecamatan Licin, Banyuwangi, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Pos Paltuding sejauh 18 km. Dari Kecamatan Licin menuju Pos Paltuding, wisatawan disarankan menggunakan (menyewa) kendaraan jenis jeep double gardan karena kontur jalan cukup terjal dan kerap rusak karena diguyur hujan dan setiap hari dilewati oleh truk pengangkut belerang.
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Kawah Ijen
Pos Paltuding merupakan pos terakhir sebelum wisatawan melakukan pendakian. Dari Pos Paltuding, wisatawan dapat melakukan pendakian menuju Kawah Ijen sejauh 2—3 km. Pendakian sebaiknya dilakukan pada pagi hari untuk menghindari pekatnya asap belerang. Pada pukul 14.00 WIB, jalur pendakian biasanya ditutup untuk alasan keamanan, karena dikhawatirkan angin yang mengandung belerang mengarah ke jalur pendakian sehingga membahayakan wisatawan.
Kawah Ijen telah memiliki berbagai fasilitas dan akomodasi yang cukup memadai. Jalan beraspal dari Kota Bondowoso menuju Kawah Ijen, misalnya, terbilang mulus dan sangat memadai. Bagi wisatawan yang bertamasya menggunakan kendaraan pribadi, maka area parkir di Pos Paltuding dapat menjadi tempat yang aman untuk memarkir kendaraan. Tak hanya itu, di pos ini juga terdapat beberapa fasilitas untuk bermalam, seperti pondok wisata, penginapan, area perkemahan, serta warung makan.

Share My Blog

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More